Anda membutuhkan informasi seputar pengadilan? silahkan hubungi petugas
Meja Informasi di nomor Telepon 0274-552997 atau datang langsung ke Pengadilan Agama Yogyakarta
di Jln. Ipda Tut Harsono No. 53 Yogyakarta setiap hari jam kerja. Senin - Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Jumat : 07.30 - 16.30 WIB
,Kini mengakses info perkara, data pihak, keuangan perkara, jadwal sidang cukup lewat SMS. Kami berkomitmen untuk meningkatkan layanan hukum kepada masyarakat. Salah satu bentuk layanan hukum yang ada di Pengadilan Agama Yogyakarta adalah SMS Info perkara. Bagaimana cara mengakses layanan SMS Perkara tersebut?
klik disini untuk info lebih lanjut.
Apabila Pemohon / Penggugat yang tidak mengambil uang sisa panjar biaya perkaranya dalam jangka waktu 6 bulan,
maka uang sisa panjar biaya perkara tersebut akan dikeluarkan dari
Buku Jurnal Keuangan yang bersangkutan dan dicatat dalam buku tersendiri sebagai uang tak bertuan
(1948, KUH Perdata) untuk selanjutnya uang tidak bertuan tersebut akan disetorkan ke Kas Negara.
Hiburan Syawalan
Tuesday, 04 September 2012
Purple’s WAHDANA in Syawalan 2012
pa-yogyakarta.net. Sabtu (01/09/2012), Keluarga besar peradilan agama se-wilayah PTA Yogyakarta menggelar acara Syawalan Warga Peradilan Agama se-DIY yang merupakan tradisi tahunan di bulan syawal, seusai hari raya Idul Fitri. Acara ini dimanfaatkan sebagai ajang untuk berkumpul bersama, saling bermaafan serta melebur dendam dan segala emosi terhadap kawan.
Acara yang digelar di gedung serbaguna Institusi Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini, semakin meriah dan semarak dengan adanya gelar pertunjukan seni dari setiap pengadilan agama yang menampilkan kreasi lagu dan tari. Dengan dibalut busana Ungu dan hiasan bernuansa ungu pula, “The Payaga” tampil mewakili PA Yogyakarta dalam acara ini. Drs. Mursid Amiruddin selaku penanggungjawab merasa sangat puas dengan tampilan putra-putri asuhannya yang semakin semarak, kompak dan heboh. Dua buah lagu yang ditampilkan, “Nenekku Pahlawanku” dan “WAHDANA” dengan tarian yang energik menambah meriahnya suasana waktu The Payaga tampil.
Ketua PTA Yogyakarta, Drs. H. Ahmah Syarhuddin, SH, MH menyampaikan bahwa syawalan kali ini berbeda karena dilaksanakan sebagai peringatan 130 tahun peradilan agama yang dikemas dengan nuansa peringatan kemerdekaan RI ke-67. Diharapkan semangat perjuangan dapat menyatu dan menjiwai warga peradilan agama se-DIY dalam meningkatkan kinerjanya. Hikmah syawalan yang disampaikan oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI, Nurhadi, SH, MH menghimbau warga peradilan agama dalam menyambut 130 tahun ini harus selalu bersyukur dan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi publik.
SYAWALAN PERADILAN AGAMA SE-DIY 1433H
Monday, 03 September 2012
SEKRETARIS MA : TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI ELEMEN PENTING PERADILAN
YOGYAKARTA - HUMAS, "Saya memberikan apresiasi besar kepada badan peradilan agama yang telah memanfaatkan penggunaan teknologi dalam menunjang tugas di peradilan". Hal ini disampaikan Sekretaris MA, Nurhadi, SH., MH di gedung ISI, Yogyakarta, saat menyampaikan pembinaan dalam acara Syawalan Keluarga Besar Peradilan Agama se-daerah Istimewa, Yogyakarta. Lebih lanjut disampaikan bahwa kini jajaran Peradilan harus melek teknologi. "Teknologi sangat membantu dalam melayani para pencari keadilan. Segala bentuk kegiatan peradilan dapat diketahui oleh publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu bentuknya misalnya dalam pelayanan informasi perkara melalui website. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk memberikan pelayanan maksimal bagi para pencari keadilan" pungkasnya.
Kegiatan Syawalan ini merupakan rangkaian acara dalam memperingati 130 tahun peradilan agama. Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta, Drs. H. Ahmad Syarhuddin, SH, MH mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi di jajaran warga pengadilan, khususnya wilayah Yogyakarta. Bukan tidak mungkin kegiatan semacam ini diikuti oleh lingkungan peradilan lain di wilayah masing - masing. "Kami bersyukur, bahwa para warga peradilan Yogya memiliki inisiatif untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bahkan, kami berswadaya dalam pelaksanaannya".
Di usia yang mencapai angka 130 tahun, sudah selayaknya badan peradilan agama menjadi teladan bagi lingkungan peradilan lainnya. Untuk itu diperlukan berbagai kreatifitas, inovasi, dan kerja keras untuk membuat wajah peradilan agama benar - benar profesional seperti yang diharapkan publik. (Sumber : www.mahkamahagung.go.id)
Penutupan Magang
Monday, 06 August 2012
PERPISAHAN MAHASISWA NEGERI JIRAN
(pa-yogyakarta.net) Jum’at (03/08) Bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Yogyakarta dilaksanakan Acara penutupan magang mahasiswa University Malaya Malaysia. Acara dipandu oleh Wakil Sekretaris PA Yogyakarta, Drs. Fahrudin yang didampingi oleh para pembimbing. Selama 6 minggu terhitung tanggal 26 Juni 2012 sampai dengan 3 Agustus 2012, 6 orang mahasiswa University Malaya telah melaksanakan praktek industry (magang) di PA Yogyakarta. Kegiatan magang tersebut berjalan dengan baik, lancar dan hasil yang cemerlang, demikian tutur Bapak Drs. H. Ahmad Zuhdi SH, MHum selaku hakim pembimbing. Materi magang yang telah disampaikan terdiri dari teori dan praktek. Adapun teori meliputi perbedaan system hukum civil law dan common law, Kekuasaan Kehakiman Indonesia, Sistem Peradilan Agama Indonesia serta Hukum Acara Peradilan Agama. Sedangkan, untuk materi praktek meliputi Administrasi Umum PA Yogyakarta, Administrasi Perkara PA Yogyakarta, POSBAKUM, system kearsipan perkara, mengikuti persidangan, bedah berkas perkara serta mengikuti proses mediasi. Akhir sambutannya, Drs. H. Ahmad Zuhdi, SH, MHum menyerahkan kembali para mahasiswa kepada Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga yang diwakili oleh Bapak Drs. Malik Ibrahim selaku Pembimbing. Tak lupa beliau juga memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa magang yang diwakili oleh Muhammad Fadzil. Rasa syukur Alhamdulillah kami panjatkan karena telah menyelesaikan praktek industry ini dengan perasaan nyaman, aman dan selamat sertahasil yang memuaskan. Pemilihan untuk menimba ilmu di Yogyakarta khususnya di PA Yogyakarta merupakan keputusan yang telah tepat yang dilakukan oleh University Malaya. Dari hasil pembelajaran ini, kami dapat mengetahui perbedaan system peradilan Indonesia dan Malaysia khususnya pada Peradilan Agama. Ucapan terimakasih juga kepada seluruh pegawai yang telah memberikan ilmu dan bantuan yang telah diberikan khususnya kepada Pak Zuhdi selaku mentor. Semoga apa yang telah didapatkan disini dapat digunakan sebaiknya dan dimanfaatkan di kemudian hari. Akhir kata, kami memohon maaf apabila ada sikap dan tutur kata yang kurang berkenan. Harapannya, kegiatan ini akan berkesinambungan ke depannya dan University Malaya tetap memberikan kepercayaannya.